Sabtu, 31 Juli 2021

HARTA, KITA INI PENGELOLA, BUKAN PEMILIK



Saudaraku semuanya, masalah harta, kita ini Cuma pengelola bukan pemilik. Pemilik harta kita yang sesungguhnya adalah Alloh.

- Semua harta adalah milik Alloh SWT.

Alloh titipkan pada hamba, sesuai kemampuan mengelolanya.

Alloh tidak menguji hamba di luar kemampuannya. (ayat)

Alloh tidak menitipkan amanah harta, di luar kemampuan hamba.

- Apapun yang kita miliki adalah titipan Alloh, amanah Alloh SWT.

Bila dikelola dengan baik, maka harta akan ditambah.

Bila tidak dikelola dengan baik, maka harta akan dicabut.

Mengelola harta adalah menggunakan harta untuk bekal ibadah.

- Alloh yang menciptakan kita.

Alloh tahu persis kemampuan dan kekuatan kita.

Bila hati kita lemah, Alloh titipkan sedikit harta.

Bila hati kita kuat, Alloh titipkan banyak harta.

Bila hati kita kuat sekali, Alloh titipkan banyak sekali harta.

- Setiap penurunan harta, pasti ada tugas yang harus dikerjakan.

Bila harta turun, kewajiban dikerjakan, harta akan ditambah.

Bila harta turun, kewajiban tidak dikerjakan, harta akan dicabut.

Kewajiban hamba adalah banyak beribadah dan banyak beramal.

Belajarlah menggunakan nikmat Alloh SWT untuk bekal kita kelak.

Agar harta, nikmat, rezeki, uang, ditambah oleh Alloh. 

Jangan gunakan nikmat Alloh untuk sarana maksiat dan dosa.

Agar harta, nikmat, rezeki, uang, tidak dicabut oleh Alloh. 

Renungan:

Harta itu bagai bendungan. Bila air bendungan disalurkan untuk pertanian, Alloh turunkan hujan di sekitar bendungan. Bila harta disalurkan untuk infaq dan sedekah, Alloh datangkan harta lagi.

(Agen BRILINK Faqih , Minggu, 01/08/2021)

Selasa, 13 Juli 2021

7 Golongan akan mendapatkan perlindungan dari Alloh SWT di hari kiamat

Tujuh golongan yang akan mendapat perlindungan Allooh dihari yang tiada perlindungan selain perlindungan Allooh adalah :

1. Imam yang adil

2. Orang yang hatinya selalu terpaut kepada masjid

3. Orang yang sejak kecil tumbuh dan berkembang dalam pendidikan agama

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allooh, mereka bertemu dan berpisah karena Alloh,

5. Seorang laki-laki yang sehat dan normal, digoda seorang perempuan muda yang cantik dan menarik hatinya, namun dia menghindar karena takut kepada Alloh,

6. Seorang yang bangun dimalam gelap gulita, mendirikan sholat dan istighfar, menyesali dosa-dosanya, hingga airmatanya mengalir 

7. Seorang yang bersedekah diam-diam, diibaratkan, tangan kanan mengeluarkan sedekah, tangan kiri tak mengetahuinya.(Al Hadits)

Semoga kita menjadi salah satu dari ketujuh golongan tersebut, berkumpul, bermusyawarah demi membahas masalah umat, dengan mengeluarkan pendapat masing-masing, meski terjadi debat, beda pendapat, namun akhirnya bisa mendapatkan kata sepakat, 

Alhamdulillaah, 

Jumat, 09 Juli 2021

RAHASIA MEMBANGUN KELUARGA UNGGUL

 


Rumah tangga, kadang memang banyak  masalah dan tantangan di dalamnya. Terlebih lagi saat orang tua kita bertamu ke rumah, namun pasangan kerap terkesan dingin dan seolah tidak menghargai. Hingga di titik nadir terendahnya, kadang sudah menyentuh diluar ambang batas toleransinya, hingga orang biasa berkata “Pilihan  Pasangan Atau Pilih Orang Tua?”.  

Pernahkah berada di titik ini? Selaku Penyuluh Agama, saya banyak menemui ini di lapangan. Baik dalam membantu memecahkan kasus, maupun sekedar dimintai tanggapan atau pendapat. 

Dan saya ingin berkata bahwa,  meski sebesar apapun masalah kita dalam keluarga, ini dia rahasianya.  Dalam surat Annisa Ayat 21, Allah menyebut sebuah pernikahan itu dengan istilah “Mitsaaqan Ghaliidza” (Perjanjian Agung yang sangat kuat) Jadi tidak boleh semudah itu di bongkar pasang pernikahan, meski perceraian itu bukan sesuatu yang haram.

Terkait orang tua, memang adalah sesuatu yang pertama dan utama. Secara prinsip, yess.. saya pun setuju. Tapi dalam proses implikasinya di lapangan, tidak boleh menggunakan pedekatan Hitam-Putih. Namun Harus dimaknai secara holistik. Dalm buku ESQ-nya Mas Ari Ginanjar, menyebutkan dengan  istilah “99 thinking hits.” (Berpikir melingkar).

Karenanya, Rumah tangga itu harus punya “Devisi Edukasi” dan itu tugas utama suami sebagai Imam. Terkait segala masalah yang ada, berfikirlah secara holistik dan atasilah secara bijak, prioritas pada menjaga kelanggengan pernikahan. 

Menariknya, segala kesabaran dan ikhtiar kebaikan yang dilakukan untuk mempertahankan keluarga karena Allah, akan dicatat pahala yang berbuah ganjaran surga. Rasa-rasanya kita perlu belajar kepada Asiyah, Istri Firaun, yang notabene seorang yang bengis dan pembunuh.

Namun Asiyah tidak pernah memita cerai, bahkan ia berkata “Kulakukan semua Ini Ya Allah sebagai tebusan untuk meraih ridha surga-Mu. Pertanyaannya, mengapa Asiyah begitu nampak tegar menghadapi segala prahara rumah tangganya bersama Fi'aun?

Yap, karena ternyata dibalik segala masalah yang terjadi di rumah tangga, disana ada LADANG PAHALA yang disiapkan Allah bagi orang-orang yang bersabar dan bertahan untuk memperbaikinya. Namun setelah ikhtiar maksimal dan pada akhirnya  hasilnya mengalami deadlock, dan pilihan hanya ada dua Antara pasangan dan Oran tua. Apa pilihan Anda?

Ya, Orang tua tetap harus jadi prioritas utama, tapi pastikan segala ikhtiar edukasi dan pemikiran holistik sudah maksimal dilakukan, sebelumnya. Ketahuilah, hal seperti ini kadang Allah mengizinkan untuk terjadi, demi mengoreksi niat sesorang dalam melakukan pernikahan. 


Karena, kadang pernikahan suci yang disebutkan Allah dengan Istilah “Mitsaaqan Ghalidza” tersebut diatas, Banyak yang menciderainya dengan memasukkan niat dan tendensi-tendensi tertentu, yang cenderung sifatnya harta, atau fisik semata. Sehingga, boleh jadi inilah yang mau di “screening” Allah, dalam bentuk ketidak-langgengan pernikahan... 


Namun siapapun yang berada di titik ini, maka tetaplah optimis. Ketetapan Allah selalu yang terbaik untuk Anda, apapun kondisinya. Sangat boleh jadi, Allah sedang menguji kesabaranmu dan pada saat yang sama sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu dalam merajut hari-hari indah di dunia hingga akhirat kelak. Semoga..


Rabu, 07 Juli 2021

MENJELANG 10 HARI TERBAIK DI BULAN DZULHIJJAH

Menjelang bulan Zulhijjah yang bakal tiba beberapa hari lagi, kita saling ingat-mengingatkan bahwa 10 hari yang awal di bulan Zulhijjah merupakan hari terbaik di dunia, hari paling afdhal di sisi Allah 'Azza wa Jalla.

Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda : “Amal soleh yang paling disukai Allah ialah amalan yang dilakukan oleh hamba-hambaNya pada hari-hari ini (10 hari pertama bulan Dzul-Hijjah). Sahabat bertanya: “Apakah lebih disukai daripada jihad fi sabilillah?” Baginda menjawab: “Ya. Lebih disukai daripada berjihad fi sabilillah, kecuali seorang lelaki yang pergi berjihad dengan jiwa dan hartanya kemudian dia tidak membawa pulang sedikitpun kedua-duanya itu (semua harta dan jiwanya dikorbankan untuk jalan Allah)”

Dari Jabir bin Abdullah r.a. dia berkata bahawa Rasulullah s.a.w. telah bersabda maksudnya: “Hari yang paling afdal di dunia ialah 10 hari (yang pertama) bulan Zul-Hijjah.”

Hadis dikeluarkan oleh al-Bazzar. Menurut al-Haitsami rawi-rawinya tsiqah.

Maka dari itu mari  sama-sama kita amalkan amalan-amalan yang baik demi meraih kelebihan dan keanugerahan dari yang Allah.

1.  Solat – fadhu dan sunat-sunat

2. Puasa sunat mulai 1 hingga 9 Zulhijjah. Jika tidak lakukan pada 8&9  kerana fadhilatnya dihapuskan dosa dua tahun

3.  Tilawah al-Quran sebanyak mungkin, dan mengulang-ulang surah-surah yang besar fadhilatnya seperti al-Zalzalah menyamai ½ al-Quran, al-Ikhlas menyamai 1/3 al-Quran dan al-Kafirun menyamai ¼ al-Quran

4.  Selawat ke atas Nabi s.a.w. sebanyak yang mungkin, sedikitnya 100 kali sehari

5.  Istighfar sebanyak yang mungkin, paling tidak 100 kali sehari

6.   Berdzikir :

Baik membaca 

لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد

 وهو علىكل شيء قدير

100  kali pagi dan 100 kali sore

7.  Bersedekah sesuai kemampuan

8.  Bersilatulrahim

9.  Menengok orang sakit 

10.  Bertakbir mulai subuh pada hari ke 9

11. Solat sunat hari raya pada hari ke 10 (Situasi pandemi boleh dilakukan di rumah masing-masing)

12. Berkorban bagi yang mampu pada hari ke 10, 11, 12 dan 13

Dan amal-amal baik lainnya. 

Selamat beramal, semoga Allah menerima  amal kita dan dihapuskan dosa-dosa kita.


*Mengapa Bismillah ?*

Bagi seorang muslim yang sadar dan beriman kepada Allah swt, hendaknya hati selalu ingat kepada-Nya dalam berbagai tindak-laku aktifitas keseharian. Karena hidup ini hanya bergantung kepada-Nya. Bukankah jika Dia berkehendak, bisa saja udara di dunia ini dikosongkan untuk beberapa menit saja. Bayangkan apa yang terjadi dengan nasib manusia?

Untuk itulah Rasulullah saw menghimbau umatnya untuk memulai segala sesuatu dengan bacaan bismillah. Karena sesungguhnya hal itu dapat menyadarkan manusia dari tindakan rutinitasnya dan kembali berpikir dengan penuh kesadaran.

كل أمر ذي بال لا يُبدأ فيه ببسم الله الرحمن الرحيم فهو أقطع

_Setiap perkara baik yang tidak didahului dengan bismillahirrahmanirrahim, perkara itu terpotong (percuma atau tidak dianggap ibadah)_

Dari keterangan Rasulullah saw di atas, maka secara otomatis bacaan bismillah dapat menggeser posisi tindakan rutinitas menjadi sebuah laku ibadah yang penuh makna. Sebagaimana kita menjalankan berbagai syariatnya.

Bahkan tidak hanya itu saja, jiakalau kita mau mendalami beberapa hadits lain bisa jadi laku rutinitas yang telah bergeser menjadi laku ibadah karena didahului dengan bismillah berubah menjadi sumber kebajikan dan kebijakan.

مامن عبد يقول بسم الله الرحمن الرحيم إلا أمر الله تعالى الكرام الكاتبين أن يكتبوا فى ديوانه أربعمائة حسنة

_Tidaklah seorang membaca bismillahirrahmanirrahim kecuali Allah akan utus kepadanya seorang (malaikat pencatat) menuliskan 400 kebaikan untuknya._

Jikalau sudah demikian, maka apa yang keluar dari seorang yang membaca bismillah tidak lain hanyalah berbagai kebaikan yang sekaligus menganulir berbagai tindak keburukan. Bahkan dalam salah satu haditsnya dengan tegas Rasulullah saw berkata

مامن عبد يقول بسم الله الرحمن الرحيم إلا ذاب الشيطان كما يذوب الرصاص على النار

-Tiada seorang hamba membaca bismillahirrahmanirrahim kecuali ia akan mematri setan-setan seperti halnya tenol yang terpatri oleh soldir-

Itulah beberapa alasan pentingnya mengucap bismillah. Sebagaimana Rasulullah saw menggambarkan posisi bismillah dalam rentetan keistimewaan yang lain, Rasulullah saw bersabda : _"Allah menghiasi langit dengan bintang-gemintang, menghiasi malaikat dengan jibril, menghiasi surga dengan bidadari, menghiasi para nabi dengan Muhammad saw, menghiasi hari dengan Jum'at, menghiasi malam dengan laylatul qadar, menghiasi bulan dengan Ramadhan, menghiasi masjid dengan ka'bah, menghisi mushaf dengan al-Qur'an, dan menghiasi al-qur'an dengan bismillah"._

Minggu, 04 Juli 2021

TIGA KARAKTER KEBAIKAN



1. Positif Pasif

Adalah perbuatan baik dilakukan karena menunggu kesempatan, atau menunggu hari maupun waktu baik, baru melakukan perbuatan baik. Karena "Bersifat Menunggu" maka kebaikannya berkarakter positif pasif.

2. Positif aktif

Berbuat baik tidak menunggu waktu maupun hari baik, untuk melakukan perbuatan baik. Setiap waktu adalah "Waktu Baik atau Kesempatan" untuk digunakan berbuat baik, karena perbuatan baik itulah, maka waktu maupun hari menjadi baik. Begitu aktif dan "Tidak Menunggu", jenis kebaikan ini berkarakter positif aktif.

3. Positif kreatif

Selain aktif berbuat baik untuk dirinya sendiri maupun buat orang lain, juga selalu memotivasi maupun memberi contoh kepada pihak lain, agar "Orang-orang di sekitarnya" mau melakukan perbuatan baik. Karena selalu melakukan kebaikan dengan menggunakan "Berbagai Cara Serta Terobosan", maka kebaikan jenis ini  berkarakter positif kreatif. 

" Positif Pasif " merupakan kebaikan lemah karena bersifat menunggu.

" Positif Aktif " masih lebih baik dan merupakan kebaikan yang kuat karena tidak harus menunggu.

Dan yang terbaik adalah;

" Positif Kreatif " karena banyak cara untuk melakukan kebaikan, bisa memotivasi, menginspirasi & memberikan teladan pada orang-orang di sekitarnya untuk melakukan perbuatan baik.

"Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

MEMBANGUN PRIBADI UNGGUL SADAR GAUL...

 

Menyediakan waktu walau sekedar untuk menikmati indahnya Alam bersama buah hati, adalah cara terbaik untuk membangun kedeketan batiniah (Emotional Bounding) pada anak sejak dini.

Dan, kedekatan secara batiniah menjadi pintu masuk terbaik untuk menyelami semesta terdalam anak. 

Guna menancapkan sisitem nilai disana, yang kelak bertumbuh menjadi filter terbaiknya, menuju pribadi sadar gaul dan memiliki prinsip hidup yang kokoh...

Jumat, 25 Juni 2021

TIGA UKURAN KEHEBATAN SESEORANG



قال الإمام الشافعي رحمه الله :

‎جوهر المرء في ثلاث :


Imam Syafi'i berkata:

Kehebatan seseorang terdapat pada tiga perkara ‎

● كتمان الفقر:

‎حتى يظن الناس من عفتك أنك غني


1. Kemampuan menyembunyikan kemelaratan, sehingga orang lain menyangkamu berkecukupan karena kamu tidak pernah meminta, dan selalu merasa syukur 

‎● وكتمان الغضب:

‎حتى يظن الناس أنك راض


2. Kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang mengiramu merasa ridha, karena tampak wajah yg ceria

 ‎● وكتمان الشدة:

‎حتى يظن الناس أنك متنعم .


3.Kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengiramu selalu senang, karena tertutup dengan amal sholeh


Semoga kita menjadi yang paling hebat untuk berkhidmat pada ummat.


Aamiiin...

Semoga bermanfaat.

Selasa, 15 Juni 2021

Pembatalan Haji Demi Kemaslahatan Umat



Pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci Makkah Arab Saudi pada 2021 merupakan upaya pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI untuk menjaga calon jama'ah haji dan kemaslahatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Pemerintah memutuskan untuk meniadakan pemberangkatan ibadah haji pada tahun ini melalui Keputusan Menteri Agama No. 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi yang ditetapkan pada 3 Juni 2021.

Ini merupakan keputusan pahit bagi pemerintah dan calon jama'ah haji hususnya. Tetapi sekali lagi pemerintah telah melalui pertimbangan yang matang dan komprehensif dalam memutuskan hal ini.

Ketiadaan pemberangkatan jamaah haji merupakan hal yang disesalkan umat Islam Indonesia. Terlebih, berangkat haji merupakan impian dan cita-cita banyak Muslim di dunia, khususnya di Indonesia.

Mudah-mudahan setelah keluarnya keputusan ini, masyarakat Muslim Indonesia tetap tenang dan berpikir jernih terkait keputusan pemerintah untuk tidak memberangkatkan jamaah haji Indonesia pada tahun ini, dan pemerintahpun menjamin keamanan setoran BPIH calon jama'ah. Semoga keputusan ini mengarah pada kemaslahatan umat yang mengedepankan pelayanan bagi para jamaah calon haji indonesia.

Senin, 14 Juni 2021

PELATIHAN JURNALISTIK

 


Dalam rangka memaksimalkan fungsi kepenyuluhan Kemenag Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Bagi Penyuluh yang dilaksanakan di Wisma Tien Catering Ketuhu Purbalingga, Selasa, 15 Juni 2001.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga menyampaikan sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi produk Kemenag, maka Penyuluh agama wajib mengetahui Tupoksi dan seluruh produk-produk Kementerian Agama. 

Keputusan penting yang ditunggu masyarakat, sebagai penyuluh wajib bisa menjelaskan secara gamblang agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang menyesatkan bahkan menjadi salah paham, seperti informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 yang secara resmi telah diputuskan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Agama RI, H. Yaqut Cholil Qoumas, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 ditunda dengan berbagai pertimbangan diantaranya pertimbangan kesehatan terkait pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia dan Arab Saudi serta banyak negara lainyya. Dan terkaitI setoran BPIH calon jama'ah haji pemerintah menjamin dana tersebut aman,  dan bagi calon jama'ah yang mau mengambil dana tersebut juga bisa dilakukan di Kantor Kemenag Kabupaten setempat. 

Nara sumber pada acara ini Wartawan senior Amir M. Sinangga dan Riyan Rahman dari Suara Merdeka, turut hadir Bapak Mukhlis Abdillah, selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dan diikuti oleh perwakilan Penyuluh masing-masing kecamatan se-kabupaten Purbalingga

Sabtu, 15 Mei 2021

IDUL FITRI

 

كن ربانيا ولا تكن رمضانيا

“Jadilah engkau hamba Allah Ta’ala, janganlah engkau menjadi hamba Ramadhan.”

Malaikat pernah berseru:

أَلَا إِنَّ رَبَّكُمْ قَدْ غَفَرَ لَكُمْ . فَارْجِعُوا رَاشِدِينَ اِلَى رِحَالِكُمْ.

“Ketahuilah, bahwa Tuhanmu telah mengampuni dosa-dosamu. Maka, kembalilah ke perjalanan hidup kalian,l selanjutnya, sebagai orang-orang yang memperoleh petunjuk”. 

Dalam kitab Lathaiful Ma'arif, karya Imam Ibnu Rajab Al-Hambali (wafat 1393 M, Damaskus, Suriah), ada sebuah pesan dari ulama kibar salaf, yang bernama Imam Bisyr bin al-Harits al-Hafi (wafat 850 M, Bagdad, Irak), beliau pernah mengatakan,


بِئْسَ القَوْمُ لاَ يَعْرِفُوْنَ اللهَ حَقًّا, إِلاَّ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ, إِنَّ الصَّالِحَ الَّذِي يَتَعَبَّدُ, وَ يَجْتَهِدُ السَّنَةَ كُلَّهَا

“Sejelek-jelek kaum, adalah yang mengenal Allah, di bulan Ramadhan saja. Ingat, orang yang shalih yang sejati, adalah yang beribadah dengan sungguh-sungguh, sepanjang tahunnya.”

Sedangkan dalam Al Qur'an, Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-Hijr ayat 99 :

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu kematian.”

Respon Cepat Penyuluh Agama KUA Mrebet Terjun Langsung Pantau Kondisi Korban Banjir Bandang Sangkanayu

  MREBET – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mrebet menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana alam dengan ikut berpartis...